Home » » Kumpulan Puisi Jatuh Cinta

Kumpulan Puisi Jatuh Cinta

Written By Nita Marlina on Sunday | 20:48

Tegar Indo Blog - Kumpulan puisi jatuh cinta terbaru 2013.
Setiap orang yang beranjak dewasa pasti akan mengalami
yang namanya jatuh cinta.
Perasaan cinta memang susah untuk diungkapkan
dengan kata yang biasa. Karena itu banyak orang yang
memilih untuk menuliskannya dalam bentuk puisi
Puisi jatuh cinta, seperti berikut ini:

Jika Aku Jatuh Cinta
Puisi Rona Fauziah

Jika aku jatuh cinta
Aku akan tulus mencinta
Yang utama bukan harta ataupun tahta
Tapi dari akhlak dan hati yang tertata

Jika aku jatuh cinta
Ku ingin hidupku lebih bermakna
Bukan cinta yang penuh dusta dan kebohongan belaka

Jika aku jatuh cinta
Ku tak ingin melakukan kesalahan yang sama
Tapi belajar untuk memperbaiki noda

Jika aku jatuh cinta
Ku ingin cintaku semakin bertambah kepada-Nya
Bukan berkurang atau bahkan melupakan-Nya

Jika aku jatuh cinta
Ku ingin bahagia karenanya
Bukan cinta yang hanya membawa luka

Jika aku jatuh cinta
Ku ingin cinta ini membawaku ke surga
Bukan menjerumuskanku ke dalam neraka

Jika aku jatuh cinta
Ku ingin hanya keridhaan-Nya yang ada
Bukan kemurkaan-Nya

Ya, JIKA aku jatuh cinta...


Kunamakan Cinta
Puisi Imes manik

Kau datang, terasa bergetar
Kau datang, hariku bersemi
Terasa bergelora didalam dada
Saat kau datang semuanya merah menyala.
Saat itu kau kunamakan cinta.

Merah itu kemudian secerah dulu
Tidak menyala seperti pertama
Terlihat memudar, meluntur, terkucur merahnya
Saat itu tetap kunamakan cinta.

Terlanjur aku jatuh cinta
Namun warna yang kulihat kelabu.
Kau kini jauh, jauh dari bayanganku
Dirimu, bayanganmu, dan warnamu
Jauh. Jauh dariku. Namun aku menunggumu
Saat itu aku berharap ini namanya cinta


Pemuja Rahasia
oleh Septian Abdiansyah

Setiap kata adalah mutiara itulah lantunan setiap aku berbicara kepada kamu
Diam bukan berarti takut, hanya malu yang selalu menyertai perjalanan ku
Bagian di dalam dada kadang berdetak meskipun diiringi mata kosong
Ketika pertama melihat paras yang indah dari hati yang tercermin di wajahmu

Aku mungkin adalah kosong
Karena miskin akan reputasi
Materi dan tahta

Dengarlah pujaan hatiku sayang jamah lah surat dengan jutaan pena yang tertulis
Di meja rutinitasmu

Meskipun kadang pertemuan itu hal yang mendebarkan
Hanya diam yang kadang aku lakukan, bukan maksud bisu
Tapi takjub akan kuasa Tuhan yang menciptakan kamu
Bacalah dengan hati, meskipun kamu tak tahu manusia kosong yang kini mengagumimu


Nama mu Yang Terukir di hatiku
Puisi Yesica Ginting

Malam indah nan sejuk, ku melangkah kan kaki ku pergi bersama teman-teman
Kami tertawa, makan bersama dan foto bersama
Tiit..tiit bunyi pesan berdering
Menghentikan percakapan kami sejenak

Di keheningan malam saat itu, teman-teman menyampaikan salam mu kepada ku
Tersipu ku diantara mereka
Wajahku kian merona dan perasaanku hanyut terbuai indah saat kau lantunkan salam indah seirama dengan merdunya musik biola
Ku tertegun habiskan detik demi detik tuk coba mengingat wajah mu

Hari berganti hari saat senja dicekam malam...
Aku duduk tersandar pada dinding yang kokoh, tegap...
Teman-teman datang hilangkan lamunanku...

Mataku tertuju pada sosok pria yang sedang memainkan gitar...
Ku tersentak saat mereka bilang,” Itu dia!!
Nama yang mereka sebutkan, nama yang tersimpan baik di memori otak ku..
Itu kah diri mu??

Saat ku palingkan wajahku sebentar saja ’tuk lihat keramaian disudut jalan, kau datang dari sana dan kita pun berkenalan...
Keyakinan ku atas dirimu terbukti saat kau ucapkan namamu dari mulut manismu..
Tidak salah lagi,, Ini dia Orangnya....

Pertemuan kita disengaja oleh waktu...
Ku ingin mengenal mu lebih jauh lagi..
Wajah mu tersimpan di benak ku
Senyum manismu membayangi pikiranku
Tanpa ku sadari bahwa Nama Indah mu terukir Di Hatiku


Fool
Puisi jatuh cinta Ade Yulianti

Mungkinkah aku ini jatuh cinta
Mungkin kah ini cinta
Entah bagaimana aku memulainya
hari-hari yang membuat ku tertawa bahagia dan tersenyum bahagia

Namun kebahagian itu hilang begitu cepat
bagaikan angin yang berhembus begitu cepat
hingga sulit ku merasakan kebahagian itu lebih lama .
dia telah pergi bersama cerita
dan kisah baru hanya meninggalkan
airmata dan kepedihan

Bodohnya aku menyukainya ?
Hanya berfikir dia menyukaiku
yang hanya ada dlam anggan dan dalam mimpi belaka
Seperti orang bodoh ku ini
yang hanya bisa tersenyum
walau hatiku menangis pedih seperti orang bodoh.


Andai Kamu Bulan dan Aku Bintang
puisi Intan Yusnia

kamu itu bulan yang selalu dirindukan oleh semua bintang malam
aku ?
aku sendiri tak tahu apa aku ini ,
andai aku jadi salah satu bintang yang ada di siisi kamu saat apapun
tapi aku bukan bintang ,
tapi kamu tetap bulan itu
aku cuma seorang insan rapuh
bagaikan punguk yang ingin memeluk bulan ,
hal yang tak mungkin bukan
ya aku tau itu tak mungkin
bagai bulan muncul saat hujan
dan sekarang aku sadar
aku tak punya keberanian besar untuk mendekatimu bulan
dan detik demi detik yang sedang aku jalani sekarang adalah
berusaha untuk melepaskan mu dalam angan ku
anganku yang sulit untuk ku gapai
bulan...
andai saja aku jadi salah satu bintang yang menemanimu dalam menerangi malam malam ini
aku akan berusaha jadi bintang yang selalu berpijar di tengah kegelapan malam ini
tapi sekali lagi aku bukan bintang


Kau Perempuan Termegah yang Menggoda Asmaraku
Iskandar yusuf

akulah taman Eden tempatmu bermain bersunyi-sunyi
sayap tipisku akan membawamu melayang ke alam sutera
jangan kuburkan wajahmu di bawah rindu
nanti aku tidak akan mendengar hasratmu
pandanglah betapa cinta telah mengubah jalan hidup kita
meninggalkan puing penderitaan
aku mengagumi dan menyayangimu
disebabkan kekuatan kasih yang ada tidak dapat kutolak
bidadari-bidadari yang cintanya tidak dipilih
tidak akan mendengar ketika cinta memanggil
kau perempuan termegah yang menggoda asmaraku!
====================================
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



Get this widget!

Happy Shell

 
Support : Tegar Indo Blog | Oktri Ahmad | Ote Bagi Ilmu
Copyright © 2013. Tegar Indo Blog - All Rights Reserved
Template Created by Tegar Published by TEGAR INDO BLOG
Proudly powered by Google