Home » » Kumpulan Puisi Cinta Ter Indah Hari ini

Kumpulan Puisi Cinta Ter Indah Hari ini

Written By Nita Marlina on Wednesday | 04:20


KINI AKU MENGERTI 

Ketika cinta di hadapkan pilihan
Di mana harus kita tempatkan
Ketika cinta sedang teruji
Bagaimanakah kita bisa lalui

Mungkin kita akan berlarut
Dalam kerinduan terbalut
Yang membuat kita menyadari
Seberapakah arti cinta kita pada diri

Kau yang tetap berarti
Kau yang aku miliki
Dalam terjaga di sudut relung hati
Biarlah aku menyadari arti ketulusanmu kini.

Tak sebersit aku ragu
Apalagi tuk meninggalkanmu
Karena ku tau,siapakah dirimu
Dalam setiap tanyaku adalah jawaban yang ada padaku


PERMATA HATI TELAH PERGI

Di tepi telaga kesunyian
Dengan jiwa di lilit kedukaan
Akan cinta yang telah kau duakan
Tergoda bujuk manja dan rayuan

Melamun dalam kesendirian
Bersenandung dengan bambu dan rerumputan
Melantunkan kidung kesepian
Si permata hati yg telah meninggalkan

Disini berteman dengan duka lara
Dengan perih yang membebat raga
Hanya bungkam tanpa kata
Tak bisa berbuat apa apa

Kasih suci yang kau nodai
Telah meruntuhkan dinding hati
Seperti kayu yang di manjakan oleh api
Aku terpanggang dalam tirai sakit hati


SERPIHAN CINTAKU

Ku lukis kalimat rindu
Hanya untukmu serpihan hatiku
Kau hentak kan rasa di kalbu
Hingga denyut jantungku kian memburu

Kau bunga di taman rindu bermekaran
Kan ku kemas dalam bingkai keharuman
Merajut cinta dengan segenap jiwa
Menjalani kisah kasih apa adanya

Tak ada manis jika getir tak menyapa
Tak ada cinta jika cemburu tak menggoda
Ku tepiskan semua keraguan
Agar kemesraan ini tetap utuh berjalan

Hanya engkau pelangi asmara
Menaburkan warna rindu di tembok jiwa
Kan ku rantai cintamu di tiang kalbu
Agar kasih sayank kita tetap menyatu
 


"SIAPA YANG PERDULI"
 
Ingin aku menangis
Namun siapa yang menghapus air mataku
Ingin aku berteriak histeris
Namun siapa yang bisa mendengarku

Ingin aku membenci hingga mati
Tapi pada siapa yang perduli
Jika jeritku terhenti oleh angin
Jika suaraku hilang di balik pohon beringin

Lalu aku terdiam membisu
Hanya tangan-tangan kelu
Yang menemani ragaku
Menumpahkan segala yang membelenggu

Aku ingin lari sejauh kekuatan kaki
Namun aku terhenti ...
Tiba tiba aku harus mati
Pada derajat putaran nasib yang menjeratku kini.
 


CINTA SEKEJAP MATA

Aku yang lebih dulu menawarkan cinta
Engkau membalas hanya sekejap mata
Kini kau tinggalkan aku dengan nestapa
Di saat cinta bersemi dan bertahta

Kau melenggang pergi begitu saja
Tanpa pernah tahu dengan apa yg ku rasa
Diriku merasa begitu terhina
Mencintai orang yg tak pernah mencinta

Ku jatuh hati dengan orang yang salah
Hingga membuatku kehilangan arah
Rasa cinta di hati terus menjajah
Menambah luka hati makin parah

Hati terasa tergores dengan sayatan
Akan cinta yang bertepuk sebelah tangan
Air susu di balas dengan air tuba
Kini hatiku di penuhi warna duka
 


JAGA DIA UNTUKKU

Aku pergi...
Jauh darimu kekasih hati
Melangkah tanpa permisi
Krena kutahu engkau pasti menghalangi

Aku pergi bukan karena amarah
Atau rasa cinta yang pasrah
Namun aku pergi untuk membuktikan
Akan arti suatu percintaan

Cinta tak selalu harus bersama
Apa lagi untuk suatu ruang karsa
Disini aku merasa terkekang
Ruas karyaku tiada disayang

Untuk mencari masa depan
Bukan mencari selingkuhan
Untuk mencari sumber penghasilan
Yang dapat menunjang ke jenjang pernikahan

Pada Allah saja...
Kutitipkan rasa cinta
Jaga dia untukku
Jika dia Engkau izinkan menemani waktu-Mu

Jaga dia dihatiku
Jangan ganti dengan insan yang baru
Agar aku dapat selalu rindu
Memasung diri dengan setia-Mu

Ya Allah, ya Tuhanku
Ridhoi cinta kami ini
Dalam rentang jarak dan waktu
Dalam masa perantauanku

Jaga dia untukku...
Maaf, aku pergi tanpa pamit padamu
 


ANTARA KAMU, AKU DAN MANTANMU

Dua surya kini menghampirimu
Antara aku dan mantanmu
Melebur dalam asa cinta
Merebutkan segenggam hatimu cinta

Beri aku kesempatan...
Menjadi surya utama dalam kehidupan
Yang menyinari hari-harimu
Yang merindu malam-malam syahdu

Jangan kau biarkan mantanmu
Membakar asa cemburu
Karena sungguh aku tak bisa
Jika engkau masih berjalan bersamanya

Berilah kejelasan...
Aku untuk masa depan
Atau justru mantanmu...
Yang hidup dimasa lalu

Aku tak berhak menghapus kenanganmu
Namun aku berhak atas masa depanku
 


PILIHAN HATI

Jika hidup adalah pilihan
Maka engkau adalah harapan
Yang akan menjadi tumpuan
Pendamping hati dalam kehidupan


Ku serahkan jiwa dan raga
Hanya untukmu kekasih tercinta
Dengan cinta kasih sebening kaca
Ku harap selalu kan kau jaga

Mentari tak selalu bersinar indah
Bunga tak selamanya akan merekah
Selama hati masih tetap kukuh
Cinta suci tak akan runtuh

Tepiskan semua ragu dan bimbang
Menghargai cinta dengan kasih dan sayang
Mudah mudahan hatimu tak terbagi
Hingga tak ada yang merasa tersakiti
 


SUDAH JALAN HIDUPKU

Berontakku karna belenggumu
Dari tirani yang mengikat hidupku
Waktu yang tak kunjung berlalu
Putih-MU makin ternoda karenaku

Malaikat kecil ku pertahankan
Norma agama ku perjuangkan
Lajuku kian menjadi beban
Beralihku masih tertahan

Tuhan, ampuni aku..
Akalku tak bisa menjangkau maksud-MU
Hatiku belum temukan petunjuk-MU
Tolonglah aku...

Ku ingin hidupku
Bukan ini keingananku
Ku ingin mengejar impianku
Realitaku jalan hidupku
 


PENYEJUK JIWANYA

DihadapMu yang Maha Indah,
DihadapMu yang Maha Mulia,
Hamba khaturkan bait jiwa untuknya
Menyentuh rindu,muliakan Kata dalam Doa

Maha Pengasih,
Ampunilah Hamba yang lupa,Hamba yang lalai menyapanya
Ampunilah Hamba yang sengaja menggores luka hatinya
Terbakar amarah yang ingikan Ego terlaksana

Maha Pengampun,
Waktu begitu cepat berlalu,
Jangan biarkan Hamba terlenakan dunia,
Memeluk kerasnya hati,hingga enggan membuka pintu maaf bagi khilafnya..
Hamba hanyalah seuntai harap,
Takkan sempurna tanpa doa dan restunya..

Ya Tuhan,
Engkau Maha Mengetahui,
Jangan biarkan Hamba tersesat dalam angkuhKu
Hingga merasa mampu membalas kasihnya
Terbutakan Lembaran angka yang dirasa melebihi Kasih dan cintanya

Izinkanlah Hamba menjadi penyejuk Jiwanya
Mampu memahami gundah hatinya,
Rindu jiwanya yang ingin menatap hamba

Hingga hamba mampu meraih anugrahMu
Anugrah Kasih,sayang yang takkan mampu hamba beli,
Hamba minta kembali

Ialah Anugrah menatap senyum sang rindu,
Dalam syurgaMu..

Amin . . .
 


HARAPANKU TAK PASTI

Yang tetinggal hanya kediaman
Yang ku dapati hanya kebisuan
Ketika hatimu ku pertanyakan
Dimana cnta tak lagi ku rasakan

Inikah jawabanmu
Inikah bentuk gambaran hatimu
Menyisakan tanya yg tak terjawab dibenakku
Beku, bimbangmu keraguanku

Ku nanti kejujuran diri
Ku ingin kepastian hati
Bagai menanti fajar di malam hari
Resahku menunggu harap tak pasti
 


 MENGERTILAH

Tentang kenyataanku.
jangan salahkan aku.
Kenapa egois..
Kenapa posesif..

Karena aku ...
Ingin disayang.
Ingin dimengerti.
Dipahami aku punya rasa.

Apa salah aku ...
Ingin menggapai impian untuk raih bahagia.
Selalu bersamamu dalam hari-hariku.
Walau harus letih dalam penantian.

Tak mengapa bagiku ...
Asal kau hargai inginku.
Jujur aku takut dengan rasa ini.
Cinta kembali melukai.
Tapi kuyakin dengan rasa ini.
Semua itu adalah cobaan dan akan indah dengan kesabaran ...


RINDU MENANTI

Hasratku terpendam
Kekasihku jauh dari gapaian
Emosiku tertahan
Saat ku sendiri dalam kesepian

Aku merindu..
Bisik hati ku menginginkanmu
Adakah engkau tahu
Rindu ini menyiksa batinku

Dapatkah kau percaya?
Bisakah kau merasakanya
Lama ku pendam dalam dada
Tertahan dalam rongga asa

Aku menanti
Masih menanti
Terus menanti
Tak pernah berhenti
  
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment



Get this widget!

Happy Shell

 
Support : Tegar Indo Blog | Oktri Ahmad | Ote Bagi Ilmu
Copyright © 2013. Tegar Indo Blog - All Rights Reserved
Template Created by Tegar Published by TEGAR INDO BLOG
Proudly powered by Google